E-billing. Cara daftar ebilling, bayar mudah dengan kode billing

       Telah diumumkan kepada seluruh Wajib Pajak di Indonesia bahwa mulai 1 Juli 2016 pembayaran pajak dilakukan melalui mekanisme ebilling atau MPN G2.  Berdasarkan PMK-242/PMK.03/2014 tentang Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Pajak pasal 11 

          Ayat (1) Pembayaran dan Penyetoran Pajak dilakukan dengan menggunakan SSP atau Sarana           Administrasi lain yang disamakan dengan SSP
          Ayat (3) Sarana administrasi lain sebagaimana dimaksud ayat (1)  dapat berupa :
          BPN atas Pembayaran dan Penyetoran pajak melalui sistem pembayaran pajak secara
          elektronik atau dengan datang langsung ke bank/pos persepsi


       Mungkin sebagian besar wajib pajak masih bingung dengan yang dimaksud ebilling. Ebilling merupakan metode pembayaran pajak secara elektronik menggunakan Kode Billing. Kode Billing sendiri adalah kode identifikasi yang diterbitkan melalui sistem Billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran pajak yang akan dilakukan Wajib Pajak. Sedangkan billing sytem merupakan sistem yang menerbitkan kode billing untuk pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik, tanpa perlu membuat Surat Setoran (SSP, SSBP, SSPB) manual, yang digunakan e-Billing Direktorat Jenderal Pajak. Rencanya untuk MPN G1 akan ditutup dan semua pembayaran pajak akan dilakukan dengan MPN G2/ebilling.

       Ini merupakan terobosan pemerintah dalam menjalankan modernisasi dalam pembayaran pajak, meskipun awalnya bingung saya yakin pasti kalau udah ada yang jalan gunain ebilling pasti bakal enjoy. Manfaatnya tentunya banyak mulai tidak perlu lagi mengantre lama di loket teller karena teller hanya mnginput kode billing saja, bisa bertransaksi lewat mesin ATM atau mengakses internet banking dari meja kerja, tidak tergantung pada jam buka Bank, dan lebih akurat. Caranyapun mudah lho, tinggal daftar dulu, create kode billing dengan input data pembayaran, bayar deh. Untuk pembayaran berdasarkan PER-26/PJ/2014 pasal 3 bahwa Transaksi Pembayaran/penyetoran pajak sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (5) dapat dilakukan melalui Teller Bank/Pos persepsi, ATM, Internet Banking dan EDC. Selanjutnya saya akan berikan tata caranya


1. DAFTAR

Untuk proses pendaftaran di ebilling sebenarnya ada 2 link yang disediakan oleh DJP yaitu ebilling versi pertama dan ebilling versi kedua. Kalau anda sudah memakai versi pertama ya sudah tinggal anda lanjutkan selama belum ada pengumuman lebih lanjut dari DJP. Saran saya sebaiknya anda menggunakan versi kedua. Karena yang kedua biasanya lebih lancar. hehe. Untuk pendaftaran versi kedua anda harus mengaktifkan EFIN (Electronic Filing Identification Number) adalah nomor identitas diterbitkan oleh DJP kepada untuk melakukan transaksi elektronik di antaranya adalah eFiling dan ebilling pajak. Cara Aktivasi EFIN. Anda harus mengajukan permohonan di Kantor Pelayanan Pajak terdekat dan tidak harus tempat anda terdaftar dengan mengisi Formulir Download Formulir Aktivasi EFINdilakukan oleh Wajib Pajak sendiri tidak diperkenankan untuk dikuasakan kepada pihak lain, membawa fotokopi dan menunjukkan dokumen asli berupa KTP serta NPWP.

Setelah aktivasi EFIN anda berhasil mulailah membuat email baik yahoo atau gmail monggo itu adalah hak anda yang terpenting masih aktif dan sering anda gunakan. Email ada mulai masuk pada website ebilling versi kedua, pilih anda belum terdaftar dan klik disini

tinggal isi sesuai data perpajakan anda, klik verifikasi, Setelah di klik verifikasi, maka anda diminta untuk cek kembali data anda dan membuat password untuk login ke DJP Online. Lihat gambar di bawah ini:

Cek email anda yang telah anda daftarkan guna mendapatkan link verifikasi, klik link tersebut dan anda akan dituju ke halaman login. Login dengan NPWP dan password yang telah anda masukkan ketika pendaftaran. Anda telah berhasil mengaktivasi EFIN dan siap untuk melakukan pengisian SPT Tahunan dengan efilling dan untuk ebilling harus mengaktifkan fasilitas Ebilling di profil anda, bagian paling bawah, lihat gambar dibawah ini

centang semua dan ubah akses. Demikian cara aktivasi EFIN untuk ebilling sekaligus nantinya dapat anda gunakan sebagai sarana untuk laporan tahunan efilling. Sangat mudah bukan?


2. CREATE KODE BILLING

setelah anda mendapatkan fasilitas ebilling mulai lah buat kode billing untuk pembayaran pajak anda. Saya akan contohkan dibawah ini
klik menu diatas, ebilling

Isi SSE karena kita akan membuat kode billing atau Surat Setoran Elektronik
Kemudian isi data yang akan anda lakukan pembayaran pajak, disamping anda buat sendiri anda juga dapat membuat kode billing atas NPWP lain.


Mudah bukan? demikian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat. Salam sukses

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "E-billing. Cara daftar ebilling, bayar mudah dengan kode billing"

Post a Comment