Solusi untuk database efaktur rusak atau hilang tanpa ada Backup

Berkaitan dengan database efaktur, yang menjadi permasalahan PKP adalah jika suatu saat database yang sudah diinput dalam aplikasi mengalami permasalahan. Permasalahan ini dapat diakibatkan oleh database corrupt, hilang, dan tidak bisa dijalankan karena terinfeksi virus. Banyak dari PKP mengalami kebingungan jika hal-hal tersebut terjadi. Dalam kesempatan ini saya akan memberikan solusi untuk database efaktur rusak atau hilang tanpa ada Backup. Solusi ini bukan instan langsung dapat diatasi oleh PKP sendiri tetapi melibatkan Kantor Pelayanan Pajak dimana PKP terdaftar. 

Atas data eFaktur yang rusak atau hilang, PKP dapat mengajukan permintaan data eFaktur ke Kantor Pelayanan Pajak tempat PKP terdaftar dengan menyampaikan surat permintaan data e-Faktur sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/PJ/2014 tentang Tata Cara Pembuatan dan Pelaporan Faktur Pajak Berbentuk Elektronik. Untuk data yang akan diberikan dari Kantor Pelayanan Pajak nantinya dalam bentuk winrar dan atas data eFaktur yang dimaksud terbatas pada data Faktur Pajak Keluaran yang telah diunggah (upload) ke Direktorat Jenderal Pajak dan telah memperoleh persetujuan Direktorat Jenderal Pajak atau status approval sukses.



  1. Untuk surat permohonan database efaktur sampai saat ini belum diterbitkan format baku, jadi PKP yang akan mengajukan permohonan dapat membuat format sendiri seperti surat formal pada umumnya yang ditujukan kepada Kantor Pelayanan Pajak tempat terdaftar.
  2. Untuk permintaan database harus PKP bersangkutan untuk Orang Pribadi dan Direktur untuk PKP Badan. Apabila PKP diwakili atau menunjuk kuasa harus disertai surat kuasa dan sesuai prosedur yang sudah diatur oleh DJP. Disamping itu, nantinya Kepala Kantor Pelayanan Pajak menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Untuk proses permohonan biasanya tidaklah lama meskipun dalam SOP selama 14 hari kerja, kurang dari 3 hari setelah permohonan diterima lengkap anda akan mendapatkan database yang telah diajukan. Usahakan setelah anda mendapatkan database, arsipkan agar sewaktu waktu terdapat masalah kembali dapat tidak perlu mengajukan permhonan seluruhnya. Demikian, semoga bermanfaat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »