Uploader e-Faktur Tidak Jalan, Error ETAX-40001

Hari Rabu, 10 Mei 2017, saat itu sore hari terdapat panggilan seorang wajib pajak yang mengalami permasalahan terkait aplikasi e-faktur. Dari penjelasan yang sudah diutarakan kepada saya, aplikasi e-faktur milik wajib pajak tersebut tidak dapat melakukan start uploader. Dengan keadaan start uploader yang tidak jalan maka pekerjaan menerbitkan faktur pajak yang selama ini diemban olehnya terhenti beberapa hari.

Setelah saya cek, memang ketika setelah klik start uploader loading terus menerus dan akhirnya tidak jalan. Bahkan keluar notifikasi error ETAX-40001. Dari permasalahan tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa aplikasi e-faktur tidak dapat terkoneksi oleh jaringan internet sedangkan saat dicoba untuk browsing baik-baik saja.
Uploader e-Faktur Tidak Jalan, Error ETAX-40001
Start Uploader e-Faktur Hanya Loading
Yang pertama saya lakukan adalah cek pengaturan firewall pada laptop, ternyata sudah off. Selanjutnya saya cek antivirus yang digunakan, benar saja antivirus yang digunakan adalah Avast. Perlu diketahui juga bahwa antivirus Avast seringkali memblock jaringan internet yang akan terhubung aplikasi e-faktur. 
Baca juga : Cara Setting Firewall Antivirus Untuk Koneksi e-Faktur
Langsung saja saya menonaktifkan untuk proteksinya. Beberapa kali saya menemui permasalahan seperti ini tinggal menonaktifkan proteksi antivirus Avast. Tetapi berbeda dengan wajib pajak ini, saat saya akan menonaktifkan proteksinya laptop yang dimiliki sangat lamban bahkan sangat menggaggu. Akhirnya saya dengan ijinnya menguninstal antivirus Avast.

Saya diperbolehkan uninstal Avast katanya memang biar tidak mengganggu kerjanya nanti. Setelah berhasil saya uninstal dan saya meminta wajib pajak tersebut untuk mencoba start uploader e-fakturnya, alangkah bahagianya berhasil. Demikian, semoga menjadi referensi anda jika mengalami permasalahan yang sama dan semoga bermanfaat.

Import Data e-Faktur Error ETAX-20002 : Nomor Faktur Sudah Terdaftar

Apakah aplikasi e-faktur anda pernah hilang atau database corrupt? Mungkin sekarang ini anda sedang mengalami permasalahan tersebut. Tentunya jika anda sedang mengalami permasalahan tersebut, solusinya adalah dengan mengajukan permintaan database aplikasi e-faktur ke KPP terdaftar. 

Jika sudah mendapatkan database e-faktur dari KPP, langkah yang selanjutnya anda lakukan adalah mengimport data tersebut ke dalam aplikasi e-faktur baru anda. Untuk caranya tidak perlu saya jelaskan panjang lebar karena anda cukup langsung mengimportnya tanpa perlu ekstrak. Langsung saja importkan di menu Faktur - Pajak keluaran - Import. 

Apabila berhasil atau gagal, proses akan berjalan dan terdapat keterangannya. Yang menjadi permasalahan di sini. Ketika proses import database e-faktur selesai dilakukan ternyata terdapat beberapa faktur pajak yang gagal terimport. Kebanyakan gagal yang dialami oleh wajib pajak adalah error ETAX-20002 : Nomor Faktur Sudah Terdaftar. Mungkin bagi anda yang pertama kali melakukan proses ini bingung kenapa nomor faktur sudah terdaftar padahal baru saja dilakukan import.
error efaktur ETAX-20002 : Nomor Faktur Sudah Terdaftar
ETAX-20002 : Nomor Faktur Sudah Terdaftar
Dari pertanyaan wajib pajak selama ini memang kebanyakan belum mengerti mengapa nomor faktur sudah terdaftar. Melihat keterangan tersebut tentunya kita harus mengecek terlebih dahulu nomor-nomor faktur yang sudah terdaftar. Saya mencontohkan misal atas nomor faktur 010.001.17.123456 keterangan ETAX-20002 : Nomor Faktur Sudah Terdaftar. Langsung buka menu Faktur - Pajak Keluaran - Administrasi. Pada Daftar Faktur Pajak Keluaran silahkan cek atas nomor faktur 010.001.17.123456. 

Jika ada dan statusnya reject langsung hapus saja. Tetapi jika statusnya sudah sukses upload berarti sudah masuk tinggal biarkan saja. Kebanyakan yang saya dapati beberapa faktur yang sudah terdaftar memang keterangannya reject karena kebanyakan wajib pajak menginput ulang. 

Apabila sudah anda hapus, langkah selanjutnya adalah lakukan import ulang database. Cara tersebut beberapa kali saya lakukan dan memang menjadi solusi untuk nomor faktur yang sudah terdaftar dalam administrasi aplikasi e-faktur. Demikian, semoga bermanfaat.

Import Data e-Faktur dari KPP Error ETAX-20023, Format Faktur Salah Flag

Setelah lama tidak update terkait permasalahan aplikasi e-faktur, akhirnya pada kesempatan kali ini saya dapat kembali berbagi pengalaman terkait error aplikasi e-faktur. Seperti sebelum-sebelumnya saya akan membahas error pada aplikasi e-faktur. Topik pembahasan error kali ini mengenai permintaan database e-faktur dan proses import data tersebut ke dalam aplikasi e-faktur.

Banyak wajib pajak yang mengalami permasalahan terkait database e-faktur. Mayoritas yang wajib pajak alami adalah kehilangan error database yang disebabkan oleh virus, database hilang, dan yang paling parah adalah hilangnya aplikasi e-faktur. Hilangnya aplikasi e-faktur disebabkan oleh instal ulang PC/laptop yang dilakukan oleh wajib pajak tanpa backup sama sekali. Dengan beberapa kejadian tersebut tentunya aplikasi e-faktur terutama database yang berisi data-data faktur sebelumnya akan turut hilang meskipun dicoba untuk reset ulang.
Baca juga : Solusi Database e-Faktur Hilang Tanpa Ada Backup
Solusi di atas adalah harus mengajukan permintaan database aplikasi e-faktur ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat terdaftar. Caranya juga sangat mudah. Meskipun SOP selama 14 hari kurang dari 2 hari anda akan dapat database yang diajukan.

Setelah mendapat database e-faktur tersebut tentunya yang harus dilakukan selanjutnyan adalah import database. Perlu diingat, data tersebut tidak perlu anda ekstrak seperti file winrar pada umumnya. langsung anda importkan di Faktur - Pajak Keluaran - Import. Selanjutnya pilih file yang anda miliki, terakhir proses import. Lihat sampai proses berjalan dan keterangan sukses.
efaktr error ETAX-20023, Format Faktur Salah Flag
Import Data e-Faktur Error ETAX-20023, Format Faktur Salah Flag
Nah, mungkin bagi anda yang sedang melakukan import database e-faktur ada yang mengalami error? Sama seperti halnya yang saya alami, saat melakukan proses import database e-faktur beberapa data sukses tetapi beberapa ada yang gagal. Gagal tersebut dengan keterangan error ETAX-20023 Format Faktur Salah Flag. Bingung juga saat itu, padahal beberapa data dapat sukses terimport.

Selanjutnya, saya coba tutup aplikasi e-faktur dan login kembali. Langsung saya ulangi proses import database e-faktur, akhirnya semua sukses terimport. Bagi anda yang mengalami hal yang sama coba tutup aplikasi e-faktur dan ulangi proses import.

Pernah juga saya ulangi beberapa kali proses import ternyata hasilnya nihil. Jika anda mengalami hal yang sama dengan sudah beberapa kali melakukan proses import tetapi tetap gagal dan muncul error ETAX-20023 Format Faktur Salah Flag. Tenang, masih ada solusinya. Solusinya adalah konfirmasi ke KPP terkait database tersebut dan ajukan permintaan kembali atas database. Setelah itu lakukan import ulang. Demikian, semoga bermanfaat

Tidak Bisa Cetak eSPT Tahunan PPh Badan 1771 | Error 2018 : Page Margins are too large

eSPT Tahunan PPh Badan 1771 error tidak bisa cetak
eSPT Tahunan PPh Badan 1771 error tidak bisa cetak

Mungkin banyak wajib pajak yang mengalami permasalahan yang sama terkait aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan 1771. Karena berbasis aplikasi tentunya banyak yang mengalami error baik dari system aplikasi maupun human error. Maka dari itu, perlu kita maklumi dan tidak juga tinggal diam saja. Sebisa mungkin dapat memberikan solusi terkait error eSPT Tahunan PPh Badan 1771.

Error yang akan dibahas adalah error tidak bisa cetak eSPT Tahunan PPh Badan 1771. Setelah selesai melakukan input data di eSPT Tahunan PPh Badan 1771, diwajibkan membawa softcopy maupun harcopy atau hasil cetakan aplikasi eSPT.

Pada saat akan mencetak SPT Tahunan PPh Badan 1771 di menu SPT Tools - menu Cetakan kemudian pilih tahun pajak yang akan dicetak misalnya tahun 2016. Namun, aplikasi eSPT tidak dapat memunculkan data SPTnya atau tidak bisa cetak. Aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan 177 tidak bisa cetak muncul keterangan "Error 2018 : Page margins are too large. Can't run report".

Ketika diklik "OK" tetap tidak bisa cetak. Untuk eSPT Tahunan PPh Badan 1771, permasalahan ini dapat diatasi dengan mengganti setting default printer. Gantilah default printer atau set as default printer pada laptop/komputer anda ke Microsoft XPS Document Writer.

Setelah anda setting, coba buka cetak SPT yang tadinya error tidak bisa dibuka. Cara ini memang solusinya dan sudah beberapa kali mengalami error ini, berhasil diatasi dengan mengganti default printer ke Microsoft XPS Document Writer. Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Input Pembayaran PPh Final PP 46-2013 di eSPT Tahunan PPh OP Versi 1.5

Sekarang aplikasi eSPT Tahunan PPh OP sudah mengakomodir pembayaran PP 46 Tahun 2013. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2013 merujuk tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu.

Berdasarkan pasal 2, Ayat 1 atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu, dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final. Ayat 2, Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat 1 adalah wajib pajak yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Wajib Pajak orang pribadi atau Wajib Pajak badan tidak termasuk bentuk usaha tetap
  • Menerima penghasilan dari usaha, tidak termasuk penghasilan dari jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas, dengan peredaran bruto tidak melebihi Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah) dalam 1 (satu) Tahun Pajak.
Dari sedikit keterangan tersebut apabila anda termasuk dalam golongan wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu dikenakan tarif 1%. Nah, dari sini disamping anda harus melakukan pembayaran pajak penghasilan, anda diwajibkan juga melakukan laporan SPT Tahunan.
Cara Pengisian pembayaran PP 46 di eSPT Tahunan PPh OP
Pengisian pembayaran PP 46 di eSPT Tahunan PPh OP

Fokus pembahasan kali ini mengenai cara input pembayaran PP 46 Tahun 2013 ke dalam aplikasi eSPT Tahunan PPh OP. Hal ini khusus yang sudah dijelaskan di atas tadi ya. Jika anda masih menggunakan aplikasi eSPT Tahunan PPh OP yang lama, belum mangakomodir pembayaran PP 46 tahun 2013. Minimal anda harus menggunakan aplikasi eSPT Tahunan PPh OP Versi 1.3 untuk mengisi Rekap Penghasilan Bulanan PP 46 Tahun 2013.
Saran saya langsung sekaligus update aplikasi eSPT Tahunan PPh OP yang terbaru yaitu versi 1.5. Untuk dapat mengisi rekapan pembayaran PPh Final PP 46 Tahun 2013 bisa dikatakan cukup mudah. Yang mempersulit adalah bingung dengan aplikasi yang lama dan menunya tidak ada.

Langsung saja, masuk menu Surat Pemberitahuan (SPT), pilih 1770 dan Daftar pembayaran PP 46/2013. Setelah muncul kotak dialog Daftar pembayaran PP 46/2013, isikan data pembayaran yang telah anda lakukan dengan klik Tambah. (lihat gambar di atas)
Lampiran III eSPT Tahunan PPh OP
Lampiran III eSPT Tahunan PPh OP

Isikan sesuai pembayaran/kode billing yang sudah anda bayarkan, dapat perbulan. Setelah anda isi seluruhnya sesuai rekapan anda, teliti kembali lalu keluar. Rekapan pembayaran PP 46 Tahun 2013 yang telah diinput akan masuk dalam SPT pada Lampiran III Bagian A, Nomor 16 (Penghasilan lain yang Dikenakan Pajak Final dan/atau Bersifat Final).

Dalam pengisian SPT Tahunan PPh OP Formulir 1770, perhatikan tahap pengisiannya dan teliti kembali. Demikian, semoga bermanfaat.

e-Faktur Error Tidak Bisa Dibuka Java Runtime Environment Not Valid

efaktur error Java Runtime Environment Not Valid
e-Faktur Error Java Runtime Environment Not Valid
Berkaitan dengan aplikasi e-faktur, ada beberapa permasalahan yang sering dialami oleh wajib pajak mulai dari upload faktur reject, lupa password, hingga yang paling bikin sedikit jengkel adalah error tidak bisa dibuka. Tapi, bagi anda pengguna aplikasi e-faktur tidak perlu khawatir apabila mengalami error. Pasti ada solusi dari setiap error yang ada.

Sedikit cerita, ada wajib pajak yang menggunakan aplikasi e-faktur, dalam kesehariannya menggunakan laptop yang sama dan lancar dalam menggunkan aplikasi e-faktur. Entah karena apa tidak diketahui, waktu akan membuka aplikasi e-faktur untuk upload faktur pajak tiba-tiba tidak bisa dibuka.

Disamping aplikasi e-faktur tidak bisa dibuka, terdapat keterangan "Java Runtime Environment Not Valid". Awalnya bingung juga, tiba-tiba kok tidak bisa dibuka. Tapi tenang, pasti ada solusi untuk mengatasinya.

Pertama yang perlu anda lakukan adalah menginstal kembali Java terutama veri 7 dan/atau 8. Silahan dowload java jika belum memiliki. Dengan instal ulang java, pernah berhasil dan aplikasi e-faktur dapat digunakan kembali. Akan tetapi ada juga yang setelah instal masih tetap muncul "Java Runtime Environment Not Valid".

Kedua, silahkan ekstrak kembali aplikasi e-faktur yang baru. Ambil foder db dari e-faktur yang mengalami error atau tidak bisa dibuka. Copy atau masukkan folder db tersebut ke dalam folder e-faktur yang barusan anda ekstrak. Selanjutnya jalankan EtaxInvoice kembali. Pastikan juga di dalam folder e-faktur terdapat folder java.

Apabila kedua cara tersebut tidak membuahkan hasil juga, silahkan sertakan komentar untuk pembahasan yang lebih lanjut. Demikian, semoga bemanfaat.

eSPT Tahunan PPh Badan 1771, Format Tanggal Pada System Komputer Tidak Sesuai

Format Tanggal Pada System Komputer Tidak Sesuai, Silahkan Ubah Dahulu Ke Regional Indonesia Atau Format dd/MM/yyyy
eSPT Tahunan PPh Badan 1771 Error

Pembahasan kali ini mengenai eSPT Tahunan PPh Badan 1771. Terdapat wajib pajak yang telah selesai melakukan instal aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan 1771 yang terbaru yaitu versi 1.2. Untuk proses instal tidak ada kendala sama sekali karena laptop yang digunakan sudah mumpuni yaitu windows 8, didukung dengan RAM 8 gb.

Pada saat akan dibuka pertama kali, eSPT Tahunan PPh Badan 1771 muncul keterangan "Format Tanggal Pada System Komputer Tidak Sesuai, Silahkan Ubah Dahulu Ke Regional Indonesia Atau Format dd/MM/yyyy". Dari keterangan tersebut dapat kita ketahui bahwa settingan atau format tanggal di Laptop tidak sesuai dengan settingan aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan 1771.
Region and Languange Setting
Region and Language Setting

Solusinya cukup mudah, pada keterangan tersebut langsung saja klik OK, akan langsung muncul pengaturan regional setting yaitu Region and Language (lihat gambar). Apabila tidak otomatis muncul, silahkan klik start windows ketik Regional Setting. 

Pada bagian format silahkan sesuaikan ke Indonesia, location juga Indonesia. Apabila sudah anda setting ke Indonesia seluruhnya langsung klik Apply dan OK. Cobalah buka kembali aplikasi eSPT Tahunan PPh Badan 1771. Pasti akan langsung terbuka dan bisa langsung anda gunakan untuk lapor SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2016. Demikian, semoga bermanfaat.

e-Filling DJP Online Error 403 | Anda Tidak Memiliki Otoritas Untuk Akses Layanan Ini

Bulan maret 2017 merupakan bulan tersibuk bagi pegawai pajak dan wajib pajak, selain kewajiban melaporkan SPT Tahunan ada juga merupakan batas akhir periode untuk mengikut Amnesti Pajak. Untuk amnesti pajak tidak akan dibahas detai di sini, fokus pembahasan adalah mengenai e-filling DJP Online. Bagi wajib pajak orang pribadi, bulan maret 2017 adalah batas akhir pelaporan SPT tahunan tahun pajak 2016.

Bagi anda sebagai ASN dan Anggota TNI/Polri sudah diwajibkan melaporkan SPT Tahunan secara e-filling. Tidak hanya itu pegawai swasta banyak juga yang sudah memanfaatkan fasilitas e-filling untuk melaporkan SPT Tahunan. Untuk dapat melaporkan SPT Tahunan secara e-filling, anda pasti sudah tahu mengenai DJP Online. 

Nah, langsung saja. Ada wajib pajak yang sudah terdaftar di DJP Online dan sudah pernah melakukan lapor secara e-filling. Kemarin pada saat akan lapor SPT Tahunan SPT 1770 SS secara e-filling tiba-tiba muncul error. Yang bikin heran adalah error tersebut menerangkan bahwa wajib pajak tidak memiliki otoritas untuk akses layanan ini. Lebih lengkapnya "403 Maaf! Anda tidak memiliki otoritas untuk akses layanan ini".

Saya edit berulang kali pada bagian profil untuk hak aksesnya tetap tidak mau. Bagi anda yang belum cara menambah atau merubah hak akses di DJP Online, silahkan login. Pojok kanan atas, klik pada nama anda kemudian pilih profil. Langsung scrol ke bawah pada Tambah/kurang hak akses centang semua saja dan klik ubah hak akses.
Error DJP Online 403
Error DJP Online 403

Dicoba untuk ubah-ubah dengan centang kembali, masukkan EFIN kembali tetap tidak dapat akses e-filling. Selalu muncul error 403. Padahal tahun lalu wajib pajak dapat akses e-filling.


Dengan cara yang mungkin bagi anda sangat mudah, saya Clear Browsing Data terutama cookies dan chace pada browser. Browser yang digunakan adalah Mozilla Firefox, silahkan klik CTRL + Shift + Del. Akan muncul clear recent history, pilih time range Everything. Untuk bagian detail centang pada Cookies dan Chace dan langsung klik Clear Now.

Tunggu sampai proses pembersihan selesai. Setelah itu, cobalah buka menu e-filling kembali. Meskipun hanya simple, cara tersebut berhasil saya buktikan. Jika anda juga mengalami error yang sama di DJP Online cobalah cara seperti yang sudah saya uraikan. Apabila cara tersebut tidak membuahkan hasil silahkan telepon ke Kring Pajak di 1500200 atau menghubungi KPP terdekat.

Semoga anda lancar dalam mengakses DJP Online, yang belum segera lapor sebelum deadline. Jika traffik rame, akses ke DJP online akan lambat. Demikian, semoga bermanfaat