Cara Pembetulan SPT Masa PPN e-Faktur

Melakukan pembetulan SPT Masa PPN di aplikasi e-faktur banyak juga yang masih ditanyakan oleh wajib pajak. Untuk pembetulan SPT Masa PPN memang sudah ada aturannya dan diperbolehkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelum memasuki cara melakukan pembetulan SPT Masa PPN e-faktur, alangkah baiknya membahas dasar hukum yang digunakan. Untuk memudahkan dalam melakukan pembetulan SPT Masa PPN baca terlebih dahulu Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-29/PJ/2015 Tentang Bentuk, Isi, Dan Tata Cara Pengisian Serta Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT Masa PPN).
Baca juga : Cara Buat SPT Masa PPN Nihil di e-Faktur
Pasal 12 PER-29/PJ/2015
  1. Dalam hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 untuk Masa Pajak Januari 2011 dan/atau Masa Pajak setelah Januari 2011, untuk : SPT Masa PPN 1111 yang disampaikan dalam bentuk dokumen elektronik, SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dengan seluruh Lampiran SPT dalam bentuk dokumen elektronik
  2. SPT Masa PPN 1111 yang disampaikan dalam bentuk formulir kertas (hard copy), SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dengan Lampiran SPT yang dibetulkan

Pasal 13 PER-29/PJ/2015
  1. Dalam hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN untuk Masa Pajak sebelum Masa Pajak Januari 2011, pembetulan dilakukan dengan menggunakan formulir SPT Masa PPN yang sama dengan formulir SPT Masa PPN yang dibetulkan.
  2. Pembetulan SPT Masa PPN untuk Masa Pajak sebelum Masa Pajak Januari 2011 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan PKP sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Pasal 14 PER-29/PJ/2015
  • Tata cara pembetulan SPT Masa PPN akibat adanya penggantian Faktur Pajak yang dilakukan setelah Masa Pajak April 2013 atas Faktur Pajak yang diterbitkan sebelum Masa Pajak April 2013 mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-24/PJ/2012 tentang Bentuk, Ukuran, Tata Cara Pengisian Keterangan, Prosedur Pemberitahuan dalam rangka Pembuatan, Tata Cara Pembetulan atau Penggantian, dan Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak dan perubahannya
Pasal 15 PER-29/PJ/2015
  • Dalam hal PKP adalah PKP yang diwajibkan membuat e-Faktur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 melakukan pembetulan SPT Masa PPN untuk Masa Pajak sebelum Masa Pajak dimulainya kewajiban membuat e-Faktur, pembetulan dilakukan dengan menggunakan formulir SPT Masa PPN yang sama dengan formulir SPT Masa PPN yang dibetulkan.

Cara Pembetulan SPT Masa PPN e-Faktur

Setelah membaca sekilas tentang aturan terkait pembetulan SPT Masa PPN, tentunya akan memudahkan untuk melangkah dan praktik di aplikasi e-faktur. Penyebab wajib pajak melakukan pembetulan SPT Masa PPN adalah adanya faktur pajak pengganti, retur, pembatalan faktur, dan terlambat menerbitkan faktur pajak. Kebanyakan alasan yang diutarakan oleh wajib pajak karena adanya faktur pajak pengganti.
Posting SPT Masa PPN Pembetulan 1 di e-Faktur
Posting SPT Masa PPN Pembetulan 1 di e-Faktur
Langsung saja, login aplikasi e-faktur dan pilih menu SPT. Selanjutnya pilih menu posting. Silahkan buat pembetulan SPT Masa PPN yang akan anda betulkan, misalnya dalam tutorial ini saya contohkan pembetulan 1 masa pajak 8 tahun 2016. Cek jumlah dokumen PKPM, pastikan sudah sesuai. Langsung saja klik posting hingga muncul notifikasi "Data SPT berhasil dibentuk".

Setelah SPT Masa 8 tahun 2016 pembetulan 1 berhasil dibentuk, masuk menu SPT lagi dan pilih Buka SPT. Klik SPT pembetulan tersebut dan pilih Buka SPT untuk diubah.

Masuk formulir induk 1111, cek setiap bagian yang sekiranya anda betulkan. Cek bagian II, apakah ada PPN kurang atau (lebih) bayar karena pembetulan? Jika iya silahkan lakukan pembayaran atas kurang bayar tersebut dan masukkan dalam SSP.
Memasukkan SSP atas SPT Pembetulan Kurang Bayar
Memasukkan SSP atas SPT Pembetulan Kurang Bayar
Apabila terdapat kurang bayar akibat pembetulan dan anda belum melakukan pembayaran maka anda tidak dapat membentuk CSV atau SPT untuk pelaporan SPT Masa PPN Pembetulan. Setelah itu cek bagian VI, jangan sampai lupa masukkan tanggal SPT. Klik simpan.

Setelah kelengkapan administrasi dalam pembetulan SPT masa PPN lengkap tahap selanjutnya adalah membuat file CSV dan PDF yang dicetak dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Perlu anda perhatikan, dalam pelaporan SPT Masa PPN pembetulan anda harus membawa SPT Masa PPN Normal atau yang dibetulkan dalam bentuk hardcopy. Pasti diminta oleh petugas pajak saat anda menyerahkan berkas SPT pembetulan. Demikian, semoga bermanfaat.
Cara Pembetulan SPT Masa PPN e-Faktur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Triwibowo

32 comments:

Amantha Ginting said...

MAAF MAU NANYA JIKA PEMBETULAN LEBIH BAYAR ATAU JUMLAHNYA SAMA DENGAN SEBELUM PEMBETULAN CARANYA MENERBITKAN SPTNYA GIMANA YA? THX

Unknown said...

Maaf, mau tanya, cara membatalkan faktur pajak masuk yg masa PPNnya sudah di laporkan, bgmana? Posting dlu atau Faktur pajak masukan tsb di batalkan dlu?

Triwibowo said...

@unknown > jika akan membatalkan faktur pajak masukan harus membatalkan faktur keluarannya dulu ke lawan transaksi. Jika lawan transaksi sudah membatalkan baru bisa membatalkan faktur pajak masukan. Setelah dibatalkan baru posting SPT untuk SPT pembetulan

reynila vangestu said...

kalau mau pembetulan karena salah masukin masa pajak masukan gimana ya caranya ?
tanpa pembatalan transaksi dr lawan transaksi

Lenny Sholihat said...

Saya ada pembetulan tp gak tau caranya jadi langsung hapus aja gimana ya ini kedepannya bakal jd masalah tidak ya . Soalnya saya malah buat baru lagi spt masa nya jadi pembetulan 0 :(

Triwibowo said...

@lenny sholihat : berarti spt normal yang sudah dilaporkan hilang/kehapus?

harus buat lagi kalau kehapus, karena jika buat pembetulan sedangkan normalnya kehapus akan beda.

spc one said...

selmat pagi,mau tanya,gimana caranya buat spt pembetulan,jika di bulan sebelumnya juga ada pembetulan,mksih

Triwibowo said...

@spc one : selamat siang..
silahkan buat SPT pembetulan 2 (posting pembetulan 2) apabila sudah pernah melakukan pembetulan 1

spc one said...

selmat siang,mkusdnya aku buat pembetulannya dari bulanapril,trus nnti buat pemebtulan lagi di bulan me,juni juli,itu carnya gmna yah?mksh

yuni mkm said...

Bagaimana cara pembetulan karena lebih bayar lebih kecil dari normal sebelum pembetulan. Contoh : Sebelum Pembetulan ( Normal ) : Lebih Bayar -12.088.574 sudah lapor SPT PPn, kemudian terjadi pembetulan 1 dihitung Hasil Lebih bayar lebih kecil dari Normal sebesar -11.753.670. Hasilnya E-Faktur kenapa bisa harus Bayar karena pembetulan sebesar 334.904. Mohon dibantu karena pembetulan lebih kecil dari normal. Apakah harus Bayar / tidak ?

Triwibowo said...

@yuni mkm : apakah LB sebelumnya kompensasi atau restitusi? Jika telah memilih kompensasi tinggal pilih, hanya pembetulan atas masa tersebut saja? Berrti harus bayar selsihnya.

Jika pembetulan tersbut telah dikompensasi dan tidak ingin ada pembayaran dapat melakukan pembetulan spt masa2 setelahnya atau berderet.

Misal yg dibetulkan masa oktober 2017 tinggal pilih jika yg dibetulkan hanya masa oktober berrti harus melakukan pembayaran atas selisih LB tersebut. Jika tidak, pembetulan harus berderet ke masa masa selanjutnya hingga masa akhir periode.

Unknown said...

mas mau nanya kalau setelah pembetulan jadi lebih bayar karna ada retur keluaran yang tidak dimasukan sebelumnya bagaimana ya? trus lebih bayar nya masih bisa digunakan lagi? caranya gimana? makasih

Triwibowo said...

bisa, tinggal milih kompensasi ke masa aja

Unknown said...

Mas mau nanya, jika salah masukin NPWP tapi sudah di bayar pajaknya. itu bisa di direvisi gak? Terima kasih

Triwibowo said...

Salah masukin npwp dalam transaks/faktur pajaki atau ketika melakukan pmbayaran?

Kalau salah ketika melakukan pmbayaran pajak dapat dilakukan pembetulan dengan cara pemindahbukuan.

Tetapo ketika salah dalam transaksi atu fajtur pajaknya bisa dibatalkan lalu buat faktur kembali.

Joko Rianto said...

Dalam faktur pajaknya mas. Itu dibatalkan terus ganti di bulan dan tgl yg sama apa di bulan selanjutnya?. Misalnya saya salah masukin di tgl 28 Februari, di buat baru di tgl sama apa di bulan yg Maret yg belom di bayar pajaknya mas

Unknown said...

Mas mau nanya, jika SPT PPN Normalnya Lebih Bayar sedangkan SPT PPN Pembetulan 1nya Kurang Bayar, Nilai Mana yang harus disetor ke Kas Negara ? Nilai Pada SPT Induk Bagian II Huruf D (PPN Kurang/lebih dibayar) atau nilai pada SPT Induk Bagian II Huruf F (PPN Kurang/Lebih diBayar Karena Pembetulan ?
trima kasih

Unknown said...

Mas mau nanya, dibulan Maret kan saya ada buat faktur pajak keluaran. Bulan berikutnya sudah dibayar dan dilaporkan, ternyata setelah dicek ada kesalahan dalam pengisian Alamat NPWP. Mau saya revisi tapi tidak bisa karena yang salah alamat NPWPnya. jadi faktur pajaknya saya batalin kemudian saya buat faktur pajak baru di Bulan April. Trus saya harus gimana ya mas? Mohon bantuannya.

Triwibowo said...

Untuk kesalahan alamat sebanrnya masih bisa diubah dengan diterbitkan fajtur pengganti. Tetapi hal ini telah sampeyan batalkan sehingga menerbitkan faktur pajak di masa 4. Yang harus dilakukan adalah membuat nota pembatalan atas faktur tersebut.

Setelah itu silahkan sampeyan buat spt pembetulan di masa 3 atau maret dimana terdapat faktur yg dibatalkan. Apabila sebelumnya terdapat pembayaran, pembayaran dapat dilakukan pbk.

Jihan Salma said...
This comment has been removed by the author.
Jihan Salma said...

mas mau tanya bagaimana jika saya sudah melaporkan spt bulan maret lalu setelah bayar ada faktur pajak yang harus saya batalkan, apakah saya harus membuat spt maret yang baru dan menghapus spt maret sebelumnya? karna saya tidak membuat faktur pengganti.jadi tidak ada pembetulan di masa pajak sptnya.

Triwibowo said...

@jihan salma : jika ada faktur pajak yg harus dibatalkan maka harus dibatalkan oleh kedua belah pihal baik pembeli maupun penjual.

Karena ada faktur yg harus dibatalkan maka harus membuat spt prmbetulan 1, spt sebelumnya tidak perlu dihaps tinggal dilanjutkan dengan posting spt pembetulan 1 masa maret.

Baik pembeli dan pnjual juga harus membuat spt pembetulan

Unknown said...

Mas, saya ada kurang bayar PPN, sdh dibayarkan+input NTPN yg sebelumnya, apa yang harus saya lakukan selanjutnya?

Triwibowo said...

Tinggal buat file CSV dan scan bukti pembayaran. Lalu lapor di djponline

Yulia Afrianti said...

assalumualaikum.
saya ada ingin pembetulan spt yang kurang bayar trs pembetulannya di pk retur yang saya tambah jadi otomatis nilai kurang bayarnya kaan berkurang. cara buat sptnya gmn krn lapor normal kami sudah bayar dan sdh ada NTPN nya. sedangkan wktu buat spt pembetulan mnta lgi NTPN.

Unknown said...

Selamat malam mas, kalau misal di bulan mei spt masa ppn ada pembetulan 1 bisa lapor pkai e filling tidak ya ?
Spt normalnya lapor pke e filling, jika bisa bgmn caranya ?
Trmksh

Unknown said...

assalamualikum, mau tanya. kan sya ada pembetulan di bulan feb karena ada faktur pajak yang belum saya input, sehingga timbul lebih bayar sejumlah fktur pajak yang blm di input misal -5000.000. di bulan feb sebelumnya ada lebih bayar misal -3000.000. tapi pas saya buat pembetulan timbulnya kenapa jadi kurang bayar 2000.000 padahal kan sebelumnya lebih bayar dan faktur masukan yang pembetulan juga harusnya menambah lebih bayar jadi 8000.000.
mohon di kasih pencerahannya
thanks

Unknown said...

saya mau tanya. kalo misalkan saya sudah melakukan pelaporan dn ternyata dr 20 lawan transaksi saya ada salah satu lawan transaksi saya nilai ppnnya minta d rubah jd lebih kecil dr sebelumnya. itu bagaimana y? apa saya melakukan faktur pengganti terlebih dahula d lawan transaksi yg minta d rubah apa saya langsung masuk SPT pembetulan? mohon infonya. terimakasih.

Unknown said...

Aku mau tanya dong.
Ada cara selain bayar gak, kalo misal kita udah masukin lebih bayar bulan lalu di Formulir lampiran > 111AB, terus saya masukin lagi nominal lebih bayarnya di Formulir Induk > bag.II.
Sudah saya buat pembetulan 1, dan jadinya saya harus bayar sesuai lebih bayar itu.
Kira2 ada cara lain gak selain kita harus bayar?

Terimakasih.

Triwibowo said...

Ini maksdnya SPT yang normalnya lebih bayar terus pembetulan menjadi nihil? atau bagaimana?

Triwibowo said...

Untuk rekan yang ada penggantian faktur pajak di nominalnya, bisa diterbitkan faktur pengganti sesuai faktur yang dibetulkan. Setelah sukses menerbitkan faktur pajak pengganti barulah membuat SPT pembetulan dan lapor kembali

Ragil yudhistira said...

kalo buat spt pembetulan tetapi dengan db terpisah dengan db yang ada spt normalnya gmn apakah bisa mas

Post a Comment