e-Filing Error Status Code 0

31 Maret merupakan batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Tidak dipungkiri lagi jika minggu terakhir batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh OP di setiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP) seluruh Indonesia selalu dipadati oleh wajib pajak. Hal inipun terjadi setiap tahun, selalu ramai di akhir pelaporan SPT.

Untuk itu, DJP-pun selalu memberikan kemudahan serta solusi untuk mengantisipasi lonjakan wajib pajak lapor di KPP. Yaitu, DJP gencar mensosialisasikan lapor pajak online atau e-Filing melalui DJPOnline. Memang benar, wajib pajak banyak yang beralih lapor secara e-Filing di DJPOnline. Selain mudah, Anda tidak perlu repot-repot menunggu lama di KPP. Pengisian bisa dilakukan di rumah.

Baca juga : Daftar Kode Error DJPOnline Beserta Solusinya

Karena banyaknya wajib pajak yang lapor secara e-filing di DJPOnline, tentu saja tidak terlepas dari "error". Error DJPOnline bisa disebabkan karena memang kesalahan sistem ataupun human error. Di minggu akhir pelaporan SPT banyak wajib pajak yang mengeluhkan error saat e-Filing di DJPOnline.

Error yang muncul adalah "Error Status Code 0". Inipun saya alami sendiri, ketika melakukan pengisian SPT memang lancar tetapi saat di "Pernyataan" tiba-tiba muncul Error Status Code 0. Dicoba berulangpun terkadang masih saja muncul Error Status Code 0.

solusi e-Filing Error Status Code 0
e-Filing Error Status Code 0

Penyebab Error Status Code 0

Setelah melihat ulang pada pengisian SPT yang saya lakukan dan cek beberapa grup diskusi ada beberapa penyebab munculnya error "Error Code Status 0" saat e-Filing DJPOnline.

  • NIK dalam daftar tanggungan keluarga belum diisi
  • Pada bagian daftar harta. Ada harta yang sudah diisi tetapi nilainya 0 dan dalam keterangan harta-nya tidak diisi.
  • Daftar harta belum diisi
  • Ada data lain yang seharusnya diisi tetapi tidak terisi. Misalnya, nama pemotong/pemungut pada daftar bukti potong yang gagal keluar karena masalah jaringan pada client. Inipun saya alami sendiri. Ketika input bukti potong harusnya nama pemotong keluar secara otomatis, tetapi saat itu nama pemotong tidak keluar padahal NPWP pemotong sudah benar. Meskipun bisa disimpan tetapi hingga bagian pernyataan muncul error status code 0

Solusi Error Status Code 0

Memang bikin penasaran plus bad mood juga ketika e-Filing sudah lancar ternyata di bagian akhir pernyataan tidak bisa lanjut muncul error Status Code 0. Yang bikin mood turun drastis ketika mencoba mefresh halaman DJPOnline malah balik ke halaman home, alhasil SPT yang sudah diinput hilang begitu saja (belum tersimpan). Ngulang lagi.

Baca juga : Tanda Terima e-Filing Tidak Terkirim ke email

Apabila anda mengalami error status code 0 saat e-Filing DJPOnline berikut ini tips dan solusi yang bisa anda terapkan.
  • Sebelum mulai e-Filing ulang, silahkan anda bersihkan chace atau clear chace pada bowser yang anda gunakan. Untuk clear chace bisa tekan CTRL + Shift + Delete.
  • Saat e-Filing pastikan data yang seharusnya terisi sudah anda isi. Pada bagian daftar harta pastikan mulai dari perolehan, keterangan harta sudah terisi. NIK dalam daftar tanggungan keluarga sudah terisi. Selain itu saat input bukti potong pastikan nama pemotong muncul/valid.

e-Filing Error Status Code 0
Cara Menggunakan Mode Incognito Google Chrome
  • Clear chace sudah dilakukan, data e-Filing juga sudah lengkap tetapi masih saja muncul error code 0. Silahkan anda gunakan browser dengan mode privat atau Incognito. Untuk browser Google Chrome seperti yang saya gunakan, cara menggunakan mode Incognito adalah klik setting pada pojok kanan atas pilih New Incognito Window atau tekan tombol CTRL + Shift + N. Lalu buka DJPOnline
Demikian, semoga bermanfaat.
e-Filing Error Status Code 0 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Triwibowo

2 comments:

andri protovsky said...

masih nga bisa bos

Triwibowo said...

Sudah clear chace pada browser dan menggunakan mode incognito juga?
Coba cek profilnya ubah nomor telepon dengan 62

Post a Comment